Travelling dengan Peta di Tangan (Review Nokia Maps & Google Maps)

Kalau saya boleh bilang, peta merupakan alat “wajib” bagi orang yang suka travelling. Selain kompas tentunya. Kegunaan peta pada saat travelling ini ada banyak. Kita jadi tahu posisi kita di muka bumi. Juga aspek keruangan daerah yang akan dituju, tempat-tempat penting dan rute jalannya. Sehingga kita bisa merencanakan  perjalanan dan waktu dengan baik dan efisien.

Dulu setiap kali akan bepergian, saya terlebih dahulu membeli peta daerah yang akan saya tuju. Saya cermati lokasi-lokasinya, jalan-jalannya, topografinya, dan lain sebagainya. Akhirnya saya jadi kayak kolektor peta. Sayangnya peta kertas ini hanya memuat kota-kota besar saja. Ketika saya cari peta kota-kota kecil ternyata di toko nggak ada😦

Peta Berbagai Daerah

Lalu saya punya Handphone baru. Asyiknya handphone yang baru ini bisa buat Nokia Maps dan Google Maps. Wah senengnya. Kedua Aplikasi ini sangat membantu pada saat Travelling.

1. Nokia Maps

Nokia Maps mirip seperti peta kertas, memuat lokasi suatu daerah sekaligus rute jalannya. Posisi kita di muka bumi ditunjukkan dengan titik berwarna merah. Begitu pula kalau kita berpindah daeri satu tempat ke tempat lainnya, titik merah yang menunjukkan lokasi kita juga akan ikut berubah. Untuk kota-kota besar Nokia Maps ini menunjukkan jalan secara mendetil. Tetapi untuk kota kecil hanya jalan-jalan utama saja. Aplikasi dari Nokia ini menggunakan GPS.

Nokia Maps di Simokerto, Surabaya

2. Google Maps

Berbeda dengan Nokia Maps, di Google Maps ini ada 2 pilihan, kita mau pilih tampilan berupa peta atau tampilan berupa Foto Satelit. Mirip-lah dengantampilan Google Maps yang ada di Komputer. Google Maps ini terintegrasi dengan account kita di Google. Lokasi yang menunjukkan posisi kita ditunjukkan dengan titik yang berwarna putih dan bisa disetting sekaligus bisa dikasih foto kita.

Google Maps di Daerah Sungai Pinyuh, Mempawah Kalbar

Beberapa kali saya terbantu dengan adanya Nokia Maps dan Google Maps.

Seperti pengalaman waktu di Bali. Saya dan kedua teman saya mencari sebuah toko di Pasar Sentral Kuta. Gawatnya kami nggak tau dimana lokasi Pasar Sentral Kuta. Karena memang tanpa rencana mau kesana sebelumnya.  Kami jalan kaki dari Seminyak menuju Kuta lewat Pantai. Di tengah perjalanan saya berpisah dengan teman saya. Kami lewat jalan yang berbeda dan sepakat ketemu di Pasar Sentral Kuta.

Saya melanjutkan perjalanan lewat Jalan Raya. Saya terus mengikuti jalan utama sampai akhirnya tiba di sebuah persimpangan jalan. Waduu…..lewat mana yah??…Right or Left??… Lalu saya ingat “O…iya di Hp saya kan ada Peta-nya”. Saya buka dan melihat lokasi saya di peta tersebut. Saya jadi tahu kemana arah saya harus berjalan, lokasi mana saja yang akan saya lewati (waktu itu saya lewat monumen Bom Bali…yang juga ditampilkan di Nokia Maps). Dan Alhamdulillah nyampe juga di Pasar Sentral Kuta.

~ oleh honeysweet pada 17 Maret 2010.

4 Tanggapan to “Travelling dengan Peta di Tangan (Review Nokia Maps & Google Maps)”

  1. enak tuh. kalo ada peta.
    sepertinya ungkapan dahulu harus diubah deh. malu bertanya, petapun ada.🙂

  2. Ijin memakai foto peta diatas untuk artikel saya ya, trims..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: