Kopi: Tanaman Primadona Daerah Tropis

Sejak maen Game Farmville saya jadi tertarik sama pertanian. Kayaknya asik juga. Membajak tanah, menanam, merencanakan komoditas apa yang mau ditanam, sampai hitung-hitungan investasi. Saya paling suka perencanaannya. Disini kita bisa belajar berinvestasi. Apa mau nanam strawberry yang masa tanamnya singkat, atau mau menanam Semangka yang butuh waktu lama, atau komoditi lainnya.

Akhirnya pas baca-baca kompas kemaren saya lebih concern juga pas baca tentang pertanian. Ada salah satu artikel yang menarik, yaitu tentang tanaman  Kopi. Disitu dijelaskan tentang Kopi Luwak. Artikel tentang kopi ini membawa saya untuk mempelajari lebih dalam lagi mengenai kopi.

Tamanam kopi itu unik dan menarik. kenapa saya katakan unik? Karena tanaman ini tidak tumbuh di sembarang tempat. Tamanam kopi hanya bisa tumbuh di daerah Tropis atau daerah Sub Tropika yg panas. Tidak heran kalau negara-negara penghasil Kopi seperti Brazil, Meksiko, Kolumbia, dan Indonesia yang terletak negara-negara yang terletak di daerah Tropis.


Negara-Negara Penghasil Kopi dunia

Negara-Negara Penghasil Kopi dunia

Di daerah tropis pun tanaman ini tidak tumbuh di sembarang tempat. Tanaman ini baik ditanam di dataran tinggi. Kalau dalam ilmu Meteorologi dan Klimatologi, tanaman ini baik ditaman pada iklim Tropika Basah Kering (Aw). Untuk Kopi Jenis Arabika Baik ditanam di Daerah Pegunungan, Sedangkan Kopi Robusta bisa ditanam di Daerah yang lebih rendah.

Indonesia merupakan Produsen Kopi ke-5 Dunia dan mempunyai banyak daerah Penghasil Kopi, sebab iklimnya mendukung tanaman ini untuk tumbuh secara optimal. Dan konsumennya… adalah warga dunia. Pasar kopi masih terbuka lebar. Menarik kan? Dari Indonesia untuk dunia😀

Image from www.coffebeans.ie

~ oleh honeysweet pada 31 Juli 2009.

9 Tanggapan to “Kopi: Tanaman Primadona Daerah Tropis”

  1. Mba Heni, Farmville itu kan sejenis Harvestmoon di game PS ya. boleh tau ga dimana alamat untuk download games Farmville.
    thanks

  2. wah betul tu Mbak, punya lahan pertanian itu mengasyikan. sayang saya hanya baru ikut magang saja di perkebunan jagung.
    Btw tentang kopi semoga terus maju juga, maklum saya termasuk penikmat kopi.
    Trimsya. artikel yang menarik. dan trims juga atas kunjungannya. salam kenal dan salam sukses selalu.

  3. belum lama, malah ntn di si bolang. itu tuh, binatang luwak yang menghasilkan luwak lwt kotorannnya.
    subhanallah.. dari kotoran binatang bisa jd kopi yang rasanya nikmat begitu.
    mantaph, jeung..😉

  4. sejujurnya.. menikmati kopi luwak akan lebih enak jika tidak usah dibayangkan bagaimana atau darimana asal kopi tersebut..

  5. saya baru tertarik mengenai kopi .karena kopi mempunyai harga yang cukup lumayang dan juga kopi kalau ditanam supaya berhasil kita harus baca brosur kopi yang cocok untuk lokasi yang akan kita per siapkan.sekarang ini saya lagi mencari brosur kopi yang cocok dengan daerah saya yaitu dataran rendah dan tropis.mohon imfo

    • kalau brosur…mungkin ada baiknya menghubungi dinas pertanian setempat. karena kondisi tiap daerah (jenis tanah, ketinggian tempat, iklim, cuaca, hidrologi) berbeda-beda tidak bisa digeneralisir.

  6. wah,,,kopi????sangat menarik buat saya ,tanaman kopi yang di tanam di daerah dataran tinggi sangat baik dan mahal harganx,,,apalagi coffe sangat bermanfaat untuk kesehatan, terutama untuk diabetes,,,it’s right,,mohon infox,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: