Nikmati Nuansa Jawa dan Eropa di Mirota Batik
Pernah ke mirota batik?
Hmm.. disana kamu akan merasakan suasana yang “berbeda”

Mirota Batik @t night
Mirota batik merupakan salah satu toko yang menjual berbagai macam batik dan cenderamata khas jogja. Meskipun banyak toko batik, toko ini berbeda dengan toko lainnya. Toko ini ramai sekali. Pada hari biasa sekalipun. Toko yang terletak di ujung jalan Malioboro ini dari jauh bisa langsung dikenali lewat bangunannya yang berwarna putih.
Di depan toko ada kereta kuda, yang dipakai pada hari tertentu. Di pintu toko, kita akan disambut oleh mbok-mbok, atau pak-pak yang menggunakan pakaian jawa. Begitu masuk akan terasa suasana yang lain… suasana yang begitu jawa. Ya! Suasana jawa kental sekali di toko ini. Ada bunga yang diletakkan dalam ciri atau cobek, ada aroma yang khas, ada alunan gendhing jawa dan suasana yang begitu hidup. Lantai 1 di toko ini untuk pakaian. Berbagai batik bisa ditemukan disini. Terkadang di lantai 1 ini juga kita bisa melihat proses pembuatan batik oleh mbok-mbok dengan menggunakan canthing.
Beranjak ke lantai 2 adalah tempat untuk souvenir dan pernak-pernik. Banyak cendera mata yang bisa ditemukan di sini. Ada patung loro blonyo, pembatas buku wayang, lampu tempo dulu, atau foto Pak Hamzah, pemilik mirota batik dalam bentuk yang lain. Semua bisa kamu temukan di sini.
Beralih ke lantai 3…nah..ini tempat favorit saya. Kenapa? Karena disini saya bisa Wifian sepuasnya. Lantai 3 adalah cafe sekaligus wifi area. Nama cafenya adalah Oyot Godhong. Di lantai ini terdapat gazebo-gazebo dan konsepnya adalah taman. Hari Rabu kemaren saya se-sorean di sini. Wuihh…serasa ada di Eropa. Kalau di lantai 1 dan 2 kita akan menemukan nuansa Jawa Klasik, di Lantai 3 ini kita akan menemukan nuansa eropa klasik. Mulai dari alunan musiknya, para pramusajinya yang menggunakan kostum-kostum jaman eropa.

Maneken Orang Jawa di Oyot Godhong
Menu makanan dan minuman di s ini bervariasi. Mulai dari wedang uwuh, wedang ronde, roti dari Mirota Bakery, sampai nasi goreng special ala mirota batik. Harga makanan di cafe oyot godhong ini sangat murah. Saya pesan Wedang Uwuh dan Camilan ketela cuma habis 5000 perak. Murah banget kan? Makanya saya suka tempat ini.

Hadooohhh… ngajak ngajak dund jeng, kalo kesini.
*protes*
artikel yang menarik.
jika anda benar2 cinta akan batik, tolong ikuti polling dan beri komentar di artikel ini
http://adinugroho.wordpress.com/2009/03/03/batik-pakaian-formal-atau-bukan/
waduh no 3
sip, thanks buat infonya…
udah dimaskukan daftar kunjungan kalo nanti ke Jogja..
holy cow… itu asimilasi budaya yak? dan ngomong-ngomong pemilihan nama ‘Oyot Godhong’ itu buat saya benar-benar menarik dan menggelitik!
iya. di mirota batik memang menampilkan 2 nuansa yang berbeda. btw oyot godhong itu juga jadi nama cafe di house of raminten.
asik, asik banget tuh tempat…(hmm nilenya
mamanya salsa & fafa pengen dibawakan oleh-oleh toko mirota sak isinya…hehe
hehe…boleh2… lha tapi ntar susah mbawa ke solonya
(pake prameks gak muat)
Kapan ya aku bisa ke sana, tuk melihat dari dekat
Salam kenal
Di surabaya juga ada Mirota, tapi ga tau apa ada hubungannya dgn Mirota Yogya ini ya..
iya kemaren pas ke surabaya diajak sama grace & rima ke mirota, sayangnya gak bisa ikutan coz mau persiapan buat paginya
makasi buat infonya???saya jadi gak sabar pengen cepet-cepet ke jogja